Angel Falls (indigenous name: Kerepakupai merú) is the world's highest free-falling waterfall at 979 m (3,212 ft), with a clear drop of 807 m (2,647 ft). It is located in the Canaima National Park, in the Gran Sabana region of Bolivar State, Venezuela at 5°58′03″N, 62°32′08″W. The height of the falls is so great that before getting anywhere near the ground, the water is buffeted by the strong winds and turned into mist.

The base of the falls feeds into the Kerep river (alternately known as the Rio Gauya) which flows into the Churun River, a tributary of the Carrao River. In the indigenous Pemon language Angel Falls is called Kerepakupai merú meaning "waterfall of the deepest place".
The falls are sometimes referred to as Churun-meru, an error, since that name corresponds to another waterfall in the Canaima National Park. Churun in the Pemon language means "thunder".
Sir Walter Raleigh described what was possibly a tepuy and he is sometimes said to have discovered Angel Falls, but these claims are considered "far-fetched" [1]. They were sighted in 1912 by the Venezuelan explorer Ernesto Sanchez La Cruz, but he did not publicize his discovery. They were not known to the outside world until the American aviator James "Jimmie" Crawford Angel flew over them on 16 November 1933 on a flight while he was searching for a valuable ore bed.
Returning on 9 October 1937, Angel tried to land his Flamingo monoplane "El Rio Caroni" atop Auyan-tepui but the plane was damaged when the wheels sunk into the marshy ground and he and his three companions, including his wife Marie, were forced to descend the tepui on foot. It took them 11 days to make their way back to civilization but news of their adventure spread and the waterfall was named "Angel Falls" in his honour.
Angel's plane
Angel's plane remained on top of the tepuy for 33 years before being lifted out by helicopter. It was restored at the Aviation Museum in Maracay and now sits outdoors on the green in front of the airport at Ciudad Bolívar exposed to the elements. It is the original. The one visible on the top of the tepui is a replica.
The first recorded human to reach the river that feeds the falls was the Latvian explorer Aleksandrs Laime, also known as Alejandro Laime to the native Pemon tribe. He made the ascent of Auyan-tepui in 1955. He also reached Angel's plane on the same trip, 18 years after the crash landing. He gave the name of the river after one of the most beautiful rivers in Latvia, the river Gauja. While the indigenous name of the falls is rarely used anymore, the Pemon given name of the river, Kerep, is still widely used.
Laime also was the first to clear a trail that leads from the Churun river to the base of the falls. On the way, there is a viewpoint commonly used to capture the falls in photographs. It is named "Mirador Laime" ("Laime's Viewpoint" in Spanish) in his honor. This trail is used now mostly for tourists, to lead them from the Isla Raton camp to the small clearing.
The official height of the falls was determined by a National Geographic Society survey carried out by American journalist Ruth Robertson in 1949.[2]
A book by Luke Dickinson, Angels Four, chronicles the first successful climb up the face of Auyantepui to the top of the falls.
Angel Falls is one of Venezuela's top tourist attractions but even today a trip to the falls is not a simple affair.
The falls are located in an isolated jungle region of Venezuela and a flight from Caracas or Ciudad Bolívar is required to reach Canaima camp, the starting point for river trips to the base of the falls.
It is also possible to purchase a package that includes an aerial flyby of the falls. The falls cannot be seen on cloudy days, and there is no guarantee visitors will see them.
River trips generally take place from June to December when the rivers are deep enough for the wooden curiaras used by the Pemon Indian guides. During the dry season (December to March) there is less water than is seen in some photos, but it is also more likely that the top will not be clouded.
source : wikipediaAir Terjun Angel atau Salto Angel adalah air terjun jatuh-bebas tertinggi di dunia dengan ketinggian 979 meter (3.212 kaki) dengan jatuh tanpa hambatan sekitar 807 meter (2.647 kaki). Air terjun ini terletak di Rio Caroni, Taman Nasional Canaima, Venezuela.
Meskipun pertama kali dilihat di awal abad ke-20 oleh penjelajah Ernesto de Santa Cruz, air terjun ini tidak dikenal dunia sampai ditemukan secara resmi oleh penerbang Amerika, James Crawford Angel yang sedang terbang mencari lokasi tambang emas. Pada tahun 1936, James Angel kembali dan mendaratkan pesawatnya di dekat air terjun. Air terjun ini dinamakan "Air terjun Angel" untuk mengenang penemunya, James Crawford Angel. Suku Indian Pemon menyebut air terjun ini sebagai "Auyan-tepui" ("Aiyan-tepui") yang berarti "Gunung Setan".
Ketinggian resminya ditentukan oleh National Geographic Society pada 1949. Air terjun ini merupakan atraksi turis paling terkenal di Venezuela.
Labels: just for knowlege
Kumpulan beberapa kata-kata bijak untuk bisa memacu kita untuk menantang dunia yang semakin sulit untuk kita lalui ini..semoga bisa membantu kita untuk tetap semangat dan tidak pantang menyerah..
Unsur utama kebahagiaan adalah: sesuatu untuk dikerjakan, sesuatu untuk dikasihi, dan sesuatu untuk diharap.
Allan K. Chalmers
Kebahagiaan seperti kupu-kupu, bila dikejar ia akan menjauh dari jangkauan kita, tetapi bila kita duduk diam, ia mungkin hinggap pada kita.
Nathaniel Hawthorne
Semua orang yang berbahagia selalu bersyukur. Orang yang tidak bersyukur tidak dapat berbahagia. Kita cenderung berpikir bahwa karena tidak berbahagia maka orang mengeluh, tetapi yang lebih benar adalah karena orang mengeluh maka mereka tidak berbahagia.
Dennis Prager
Hanya ada satu kebahagiaan dalam hidup, mengasihi dan dikasihi.
George Sand
Sukses bukanlah kunci menuju ke kebahagiaan. Kebahagiaan adalah kunci menuju sukses. Bila Anda menyukai yang Anda kerjakan, Anda akan sukses.
Albert Schweitzer
Saya telah belajar mencari kebahagiaan dengan membatasi keinginan saya, bukan dengan mencoba memenuhi semuanya.
John Stuart Mill.
Kebahagiaan seperti minyak wangi yang tidak mungkin Anda percikkan pada orang lain tanpa Anda sendiri terpercik.
Ralph Waldo Emerson
Mengejar kebahagiaan adalah salah satu sumber ketidakbahagiaan.
Eric Hoffer
Bila suatu pintu kebahagiaan tertutup, pintu lainnya terbuka, tetapi seringkali kita terlalu lama berada di depan pintu tertutup itu hingga tidak melihat pintu lain yang terbuka.
Keller, Helen
Bukanlah tempat, atau kondisi, tetapi alam pikiranlah yang membuat seseorang berbahagia atau sengsara.
Roger L'Estrange
Kebahagiaan tak akan datang pada mereka yang tidak menghargai yang telah mereka miliki.
Anonymous
Bila saya ditanya apakah cangkir saya setengah berisi atau setengah kosong, jawab saya adalah saya bersyukur karena saya mempunyai sebuah cangkir.
Sam Lefkowitz
Tuhan tak pernah bertanya pada seorang pun apakah ia mau menerima kehidupan. Itu bukan pilihan. Anda harus menerimanya. Pilihannya hanyalah bagaimana.
Henry Ward Beecher
Bila sesuatu salah, cobalah perbaiki kalau Anda bisa. Tetapi berlatihlah untuk tidak kuatir. Kuatir tak pernah memperbaiki sesuatu.
Mrs. Ernest Hemingway
Seorang yang pesimis melihat kesulitan pada setiap kesempatan, seorang yang optimis melihat kesempatan pada setiap kesulitan.
Sir Winston Churchill
Tak ada setetes air hujan yang menganggap dirinya penyebab banjir.
Anonim
Orang yang tidak pernah berbuat kesalahan hanyalah orang yang tidak pernah berbuat sesuatu
Bishop W.C. Magee
Kesempurnaan dicapai, bukan karena tidak ada lagi yang bisa ditambahkan, tetapi bila tak ada lagi yang tertinggal untuk dibuang.
Antoine de Saint Exupery
Orang yang sukses mengambil keuntungan dari kesalahannya dan mencoba lagi dengan cara berbeda..
Dale Carnegie
Tak ada rahasia untuk keberhasilan. Itu adalah hasil perencanaan, kerja keras, dan belajar dari kegagalan.
Colin Powell
Kita bertanggung jawab bukan hanya akan hal yang kita lakukan, tetapi juga akan apa yang tidak kita lakukan.
Moliere
Cara terbaik mengalahkan lawan adalah menjadikannya teman.
Abraham Lincoln
Bila Anda memaafkan, Anda tidak mengubah masa lalu --- tetapi yang pasti Anda mengubah masa depan.
Bernard Meltzer
Kita bisa memberi tanpa mengasihi, tetapi kita tidak bisa mengasihi tanpa memberi.
Bernard Meltzer
Terberkatilah mereka yang memberi tanpa mengingatnya. Dan terberkatilah mereka yang menerima tanpa melupakannya.
Bernard Meltzer
Lakukan yang baik yang Anda bisa
Dengan semua cara yang Anda bisa
Di semua jalan yang Anda bisa
Pada semua waktu yang Anda bisa
Kepada semua orang yang Anda bisa
Sepanjang yang Anda bisa.
Bernard Meltzer
Bila Anda tidak berharap, Anda tidak akan mendapatkan lebih jauh dari harapan Anda.
St. Clement of Alexandria
Lebih baik pantas mendapat kehormatan tetapi tidak memperolehnya daripada memperolehnya tetapi tidak pantas mendapatkannya.
Mark Twain
Kesempatan…sering datang secara tersamar dalam bentuk ketidakberuntungan, atau kekalahan sementara.
Napoleon Hill
Unsur utama kebahagiaan adalah: sesuatu untuk dikerjakan, sesuatu untuk dikasihi, dan sesuatu untuk diharap.
Allan K. Chalmers
Kebahagiaan seperti kupu-kupu, bila dikejar ia akan menjauh dari jangkauan kita, tetapi bila kita duduk diam, ia mungkin hinggap pada kita.
Nathaniel Hawthorne
Semua orang yang berbahagia selalu bersyukur. Orang yang tidak bersyukur tidak dapat berbahagia. Kita cenderung berpikir bahwa karena tidak berbahagia maka orang mengeluh, tetapi yang lebih benar adalah karena orang mengeluh maka mereka tidak berbahagia.
Dennis Prager
Hanya ada satu kebahagiaan dalam hidup, mengasihi dan dikasihi.
George Sand
Sukses bukanlah kunci menuju ke kebahagiaan. Kebahagiaan adalah kunci menuju sukses. Bila Anda menyukai yang Anda kerjakan, Anda akan sukses.
Albert Schweitzer
Saya telah belajar mencari kebahagiaan dengan membatasi keinginan saya, bukan dengan mencoba memenuhi semuanya.
John Stuart Mill.
Kebahagiaan seperti minyak wangi yang tidak mungkin Anda percikkan pada orang lain tanpa Anda sendiri terpercik.
Ralph Waldo Emerson
Mengejar kebahagiaan adalah salah satu sumber ketidakbahagiaan.
Eric Hoffer
Bila suatu pintu kebahagiaan tertutup, pintu lainnya terbuka, tetapi seringkali kita terlalu lama berada di depan pintu tertutup itu hingga tidak melihat pintu lain yang terbuka.
Keller, Helen
Bukanlah tempat, atau kondisi, tetapi alam pikiranlah yang membuat seseorang berbahagia atau sengsara.
Roger L'Estrange
Kebahagiaan tak akan datang pada mereka yang tidak menghargai yang telah mereka miliki.
Anonymous
Bila saya ditanya apakah cangkir saya setengah berisi atau setengah kosong, jawab saya adalah saya bersyukur karena saya mempunyai sebuah cangkir.
Sam Lefkowitz
Tuhan tak pernah bertanya pada seorang pun apakah ia mau menerima kehidupan. Itu bukan pilihan. Anda harus menerimanya. Pilihannya hanyalah bagaimana.
Henry Ward Beecher
Bila sesuatu salah, cobalah perbaiki kalau Anda bisa. Tetapi berlatihlah untuk tidak kuatir. Kuatir tak pernah memperbaiki sesuatu.
Mrs. Ernest Hemingway
Seorang yang pesimis melihat kesulitan pada setiap kesempatan, seorang yang optimis melihat kesempatan pada setiap kesulitan.
Sir Winston Churchill
Tak ada setetes air hujan yang menganggap dirinya penyebab banjir.
Anonim
Orang yang tidak pernah berbuat kesalahan hanyalah orang yang tidak pernah berbuat sesuatu
Bishop W.C. Magee
Kesempurnaan dicapai, bukan karena tidak ada lagi yang bisa ditambahkan, tetapi bila tak ada lagi yang tertinggal untuk dibuang.
Antoine de Saint Exupery
Orang yang sukses mengambil keuntungan dari kesalahannya dan mencoba lagi dengan cara berbeda..
Dale Carnegie
Tak ada rahasia untuk keberhasilan. Itu adalah hasil perencanaan, kerja keras, dan belajar dari kegagalan.
Colin Powell
Kita bertanggung jawab bukan hanya akan hal yang kita lakukan, tetapi juga akan apa yang tidak kita lakukan.
Moliere
Cara terbaik mengalahkan lawan adalah menjadikannya teman.
Abraham Lincoln
Bila Anda memaafkan, Anda tidak mengubah masa lalu --- tetapi yang pasti Anda mengubah masa depan.
Bernard Meltzer
Kita bisa memberi tanpa mengasihi, tetapi kita tidak bisa mengasihi tanpa memberi.
Bernard Meltzer
Terberkatilah mereka yang memberi tanpa mengingatnya. Dan terberkatilah mereka yang menerima tanpa melupakannya.
Bernard Meltzer
Lakukan yang baik yang Anda bisa
Dengan semua cara yang Anda bisa
Di semua jalan yang Anda bisa
Pada semua waktu yang Anda bisa
Kepada semua orang yang Anda bisa
Sepanjang yang Anda bisa.
Bernard Meltzer
Bila Anda tidak berharap, Anda tidak akan mendapatkan lebih jauh dari harapan Anda.
St. Clement of Alexandria
Lebih baik pantas mendapat kehormatan tetapi tidak memperolehnya daripada memperolehnya tetapi tidak pantas mendapatkannya.
Mark Twain
Kesempatan…sering datang secara tersamar dalam bentuk ketidakberuntungan, atau kekalahan sementara.
Napoleon Hill
Labels: just for knowlege
‘Ndeso’isme… [Ust. Abdullah Muadz *]
“NDESO”
oleh : Ust. Abdullah Muadz
Deso (baca ndeso) itulah sebutan untuk orang yang norak, kampungan, udik, shock culture, Countrified dan sejenisnya. Ketika mengalami atau merasakan sesuatu yang baru dan sangat mengagumkan, maka ia merasa takjub dan sangat senang, sehingga ingin terus menikmati dan tidak ingin lepas, kalau perlu yang lebih dari itu. Kemudian ia menganggap hanya dia atau hanya segelintir orang yang baru merasakan dan mengalaminya. Maka ia mulai atraktif, memamerkan dan sekaligus mengajak orang lain untuk turut merasakan dan menikmatinya, dengan harapan orang yang diajak juga sama terkagum-kagum sama seperti dia.
Lebih dari itu ia berharap agar orang lain juga mendukung terhadap langkah-langkah untuk menikmatinya terus-menerus. Hal ini biasa, seperti saya juga sering mengalami hal demikian, tetapi kita terus berupaya untuk terus belajar dari sejarah, pengalaman orang lain, serta belajar bagaimana caranya tidak jadi orang norak, kampungan alias deso.
Semua kampus di Jepang penuh dengan sepeda, tak terkecuali dekan atau bahkan Rektorpun ada yang naik sepeda datang ke kampus. Sementara si Pemilik perusahaan Honda tinggal di sebuah apartemen yang sederhana. Ketika beberapa pengusaha ingin memberi pinjaman kepada pemerintah Indonesia mereka menjemput pejabat Indonesia di Narita. Dari Tokyo naik kendaraan umum, sementara yang akan dijemput, pejabat Indonesia naik mobil dinas Kedutaan yaitu mercy.
Ketika saya di Australia berkesempatan melihat sebuah acara ceremoni dari jarak yang sangat dekat, dihadiri oleh pejabat setingkat menteri, saya tertarik mengamati pada mobil yang mereka pakai Merk Holden baru yang paling murah untuk ukuran Australia. Yang menarik, para pengawalnya tidak terlihat karena tidak berbeda penampilannya dengan tamu-tamu, kalau tidak jeli mengamati kita tidak tahu mana pengawalnya. Di Sidney saya berkenalan dengan seorang pelayan restoran Thailand. Dia seorang warga Negara Malaysia keturunan cina, sudah selesai S3,
sekarang lagi mengikuti program Post Doc, Dia anak serorang pengusaha yang kaya raya.
Tidak mau menggunakan fasilitas orang tuanya malah jadi pelayan. Dia juga sebenarnya dapat beasiswa dari perguruan tingginya.
Satu bulan saya di jepang tidak melihat orang pakai hp communicator, mungkin kelemahan saya mengamati. Dan setelah saya baca Koran ternyata konsumen terbesar hp communicator adalah Indonesia. Sempat berkenalan juga dengan seorang yang berada di stasiun kereta di Jepang, ternyata dia anak seorang pejabat tinggi Negara, juga naik kereta. Yang tak kalah serunya saya juga jadi pengamat berbagai jenis sepatu yang di pakai masyarakat jepang ternyata tak bermerek, wah ini yang deso siapa yaa?
Sulit membedakan tingkat ekonomi seseorang baik di jepang atau di Australia, baik dari penampilannya, bajunya, kendaraannya, atau rumahnya. Kita baru bisa menebak kekayaan seseorang kalau sudah tahu pekerjaan dan jabatanya di perusahaan. Jangan-jangan kalau orang
jepang diajak ke Pondok Indah bisa Pingsan melihat rumah segitu gede dan mewahnya. Rata-rata rumah disana memiliki tinggi plafon yang bisa dijambak dengan tangan hanya dengan melompat. Sehingga duduknya pun banyak yang lesehan. Sampai akhir hayatnya Rasulullah tidak membuat istana Negara dan Benteng Pertahanan (khandaq hanyalah strategi sesaat, untuk perang ahzab saja), padahal Rasulullah sudah sangat mengenal kemawahan istana raja-raja Negara sekelilingnya, karena Beliau punya pengalaman berdagang. Ternyata Beliau tidak menjadi silau terus ikut-ikutan latah ingin seperti orang-orang. Lalu dimana aktivitas kenegaraan dilakukan? Mengingat beliau sebagai kepala Negara. Jawabannya ya di masjid.
Beliau punya banyak jalan yang legal untuk bisa membangun istana. Di Mekkah nikah dengan janda kaya, di madinah jadi kepala Negara, punya hak prerogative dalam mengatur harta rampasan perang dan ada jatah dari Allah untuk dipergunakan sekehendak beliau, belum hadiah dari raja-raja. Tetapi mengapa beliau sering kelaparan, ganjal perut dengan batu, puasa sunnah niatnya siang hari, shalat sambil duduk menahan perih perut dan seterusnya.
Ketika Indonesia sedang terpuruk, Hutang lagi numpuk, rakyat banyak yang mulai ngamuk, Negara sedang kere, banyak yang antri beras, minyak tanah, minyak goreng dll. Maka harga diri kita tidak bisa diangkat dengan medali emas turnamen olah raga, sewa pemain asing, banyak ceremonial yang gonta-ganti baju seragam, baju dinas, merek mobil, proyek mercusuar, dll, dsb, dst
Bangsa ini akan naik harga dirinya kalo utang sudah lunas, kelaparan tidak ada lagi, tidak ada pengamen dan pengemis, tidak ada lagi WTS (di Malaysia “Wanita Tak Senonoh”) , angka kriminal rendah, korupsi berkurang, punya posisi tawar terhadap kekuatan global. Maka orang Deso (alias norak) tidak mampu mengatasi krisis karena tidak bisa menjadikan krisis sebagai paradigma dalam menyusun APBD dan APBN. Nah karena yang menyusun orang-orang norak maka asumsi dan paradigma yang dipakai adalah Negara normal atau bahkan mengikut Negara maju. Bayangkan ada daerah yang menganggarkan Sepak Bola 17 Milyar sementara anggaran kesranya 100 juta, wiiieh!
Akhirnya penyakit norak ini menjadi wabah yang sangat mengerikan dari atas sampai bawah :
- Orang bisa antri Raskin sambil pegang hp
- Pelajar bisa nunggak SPP sambil merokok
- Orang tua lupa siapkan SPP, karena terpakai untk beli tv dan kulkas
- Orang bule mabuk krn kelebihan uang, Orang kampung mabuk beli minuman patungan
- Pengemis bisa pake walkman sambil goyang kepala
- Para Pengungsi bisa berjoged dalam tendanya
- Orang beli Gelar akademis di ruko-ruko tanpa kuliah
- Ijazah S3 luar negeri bisa di beli sebuah rumah petakan gang sempit di cibubur
- Kelihatannya orang sibuk ternyata masih sering keluar masuk Mc Donald
- Kelihatannnya orang penting, ternyata sangat tahu detail dunia persepakbolaan.
- Kelihatan seperti aktivis tapi habis waktu untuk mencetin hp
- 62 tahun merdeka, lomba-lombanya masih makan kerupuk saja
- Agar rakyat tidak kelaparan maka para pejabatnya dansa dansi di acara tembang kenangan.
- Agar kampanye menang harus berani sewa bokong-bokong bahenol ngebor
- Agar masyarakat cerdas maka sajikan lagu goyang dombret dan wakuncar
- Agar bisa disebut terbuka maka harus bisa buka-bukaan
- Agar kelihatan inklusif mk hrs bisa menggandeng siapa saja, kl perlu jin tomang jg digandeng
Yang lebih mengerikan lagi adalah supaya kita tidak terlihat kere, maka harus bisa tampil keren. Makin kiamatlah kalo si kere tidak tahu dirinya kere.
“NDESO”
oleh : Ust. Abdullah Muadz
Deso (baca ndeso) itulah sebutan untuk orang yang norak, kampungan, udik, shock culture, Countrified dan sejenisnya. Ketika mengalami atau merasakan sesuatu yang baru dan sangat mengagumkan, maka ia merasa takjub dan sangat senang, sehingga ingin terus menikmati dan tidak ingin lepas, kalau perlu yang lebih dari itu. Kemudian ia menganggap hanya dia atau hanya segelintir orang yang baru merasakan dan mengalaminya. Maka ia mulai atraktif, memamerkan dan sekaligus mengajak orang lain untuk turut merasakan dan menikmatinya, dengan harapan orang yang diajak juga sama terkagum-kagum sama seperti dia.
Lebih dari itu ia berharap agar orang lain juga mendukung terhadap langkah-langkah untuk menikmatinya terus-menerus. Hal ini biasa, seperti saya juga sering mengalami hal demikian, tetapi kita terus berupaya untuk terus belajar dari sejarah, pengalaman orang lain, serta belajar bagaimana caranya tidak jadi orang norak, kampungan alias deso.
Semua kampus di Jepang penuh dengan sepeda, tak terkecuali dekan atau bahkan Rektorpun ada yang naik sepeda datang ke kampus. Sementara si Pemilik perusahaan Honda tinggal di sebuah apartemen yang sederhana. Ketika beberapa pengusaha ingin memberi pinjaman kepada pemerintah Indonesia mereka menjemput pejabat Indonesia di Narita. Dari Tokyo naik kendaraan umum, sementara yang akan dijemput, pejabat Indonesia naik mobil dinas Kedutaan yaitu mercy.
Ketika saya di Australia berkesempatan melihat sebuah acara ceremoni dari jarak yang sangat dekat, dihadiri oleh pejabat setingkat menteri, saya tertarik mengamati pada mobil yang mereka pakai Merk Holden baru yang paling murah untuk ukuran Australia. Yang menarik, para pengawalnya tidak terlihat karena tidak berbeda penampilannya dengan tamu-tamu, kalau tidak jeli mengamati kita tidak tahu mana pengawalnya. Di Sidney saya berkenalan dengan seorang pelayan restoran Thailand. Dia seorang warga Negara Malaysia keturunan cina, sudah selesai S3,
sekarang lagi mengikuti program Post Doc, Dia anak serorang pengusaha yang kaya raya.
Tidak mau menggunakan fasilitas orang tuanya malah jadi pelayan. Dia juga sebenarnya dapat beasiswa dari perguruan tingginya.
Satu bulan saya di jepang tidak melihat orang pakai hp communicator, mungkin kelemahan saya mengamati. Dan setelah saya baca Koran ternyata konsumen terbesar hp communicator adalah Indonesia. Sempat berkenalan juga dengan seorang yang berada di stasiun kereta di Jepang, ternyata dia anak seorang pejabat tinggi Negara, juga naik kereta. Yang tak kalah serunya saya juga jadi pengamat berbagai jenis sepatu yang di pakai masyarakat jepang ternyata tak bermerek, wah ini yang deso siapa yaa?
Sulit membedakan tingkat ekonomi seseorang baik di jepang atau di Australia, baik dari penampilannya, bajunya, kendaraannya, atau rumahnya. Kita baru bisa menebak kekayaan seseorang kalau sudah tahu pekerjaan dan jabatanya di perusahaan. Jangan-jangan kalau orang
jepang diajak ke Pondok Indah bisa Pingsan melihat rumah segitu gede dan mewahnya. Rata-rata rumah disana memiliki tinggi plafon yang bisa dijambak dengan tangan hanya dengan melompat. Sehingga duduknya pun banyak yang lesehan. Sampai akhir hayatnya Rasulullah tidak membuat istana Negara dan Benteng Pertahanan (khandaq hanyalah strategi sesaat, untuk perang ahzab saja), padahal Rasulullah sudah sangat mengenal kemawahan istana raja-raja Negara sekelilingnya, karena Beliau punya pengalaman berdagang. Ternyata Beliau tidak menjadi silau terus ikut-ikutan latah ingin seperti orang-orang. Lalu dimana aktivitas kenegaraan dilakukan? Mengingat beliau sebagai kepala Negara. Jawabannya ya di masjid.
Beliau punya banyak jalan yang legal untuk bisa membangun istana. Di Mekkah nikah dengan janda kaya, di madinah jadi kepala Negara, punya hak prerogative dalam mengatur harta rampasan perang dan ada jatah dari Allah untuk dipergunakan sekehendak beliau, belum hadiah dari raja-raja. Tetapi mengapa beliau sering kelaparan, ganjal perut dengan batu, puasa sunnah niatnya siang hari, shalat sambil duduk menahan perih perut dan seterusnya.
Ketika Indonesia sedang terpuruk, Hutang lagi numpuk, rakyat banyak yang mulai ngamuk, Negara sedang kere, banyak yang antri beras, minyak tanah, minyak goreng dll. Maka harga diri kita tidak bisa diangkat dengan medali emas turnamen olah raga, sewa pemain asing, banyak ceremonial yang gonta-ganti baju seragam, baju dinas, merek mobil, proyek mercusuar, dll, dsb, dst
Bangsa ini akan naik harga dirinya kalo utang sudah lunas, kelaparan tidak ada lagi, tidak ada pengamen dan pengemis, tidak ada lagi WTS (di Malaysia “Wanita Tak Senonoh”) , angka kriminal rendah, korupsi berkurang, punya posisi tawar terhadap kekuatan global. Maka orang Deso (alias norak) tidak mampu mengatasi krisis karena tidak bisa menjadikan krisis sebagai paradigma dalam menyusun APBD dan APBN. Nah karena yang menyusun orang-orang norak maka asumsi dan paradigma yang dipakai adalah Negara normal atau bahkan mengikut Negara maju. Bayangkan ada daerah yang menganggarkan Sepak Bola 17 Milyar sementara anggaran kesranya 100 juta, wiiieh!
Akhirnya penyakit norak ini menjadi wabah yang sangat mengerikan dari atas sampai bawah :
- Orang bisa antri Raskin sambil pegang hp
- Pelajar bisa nunggak SPP sambil merokok
- Orang tua lupa siapkan SPP, karena terpakai untk beli tv dan kulkas
- Orang bule mabuk krn kelebihan uang, Orang kampung mabuk beli minuman patungan
- Pengemis bisa pake walkman sambil goyang kepala
- Para Pengungsi bisa berjoged dalam tendanya
- Orang beli Gelar akademis di ruko-ruko tanpa kuliah
- Ijazah S3 luar negeri bisa di beli sebuah rumah petakan gang sempit di cibubur
- Kelihatannya orang sibuk ternyata masih sering keluar masuk Mc Donald
- Kelihatannnya orang penting, ternyata sangat tahu detail dunia persepakbolaan.
- Kelihatan seperti aktivis tapi habis waktu untuk mencetin hp
- 62 tahun merdeka, lomba-lombanya masih makan kerupuk saja
- Agar rakyat tidak kelaparan maka para pejabatnya dansa dansi di acara tembang kenangan.
- Agar kampanye menang harus berani sewa bokong-bokong bahenol ngebor
- Agar masyarakat cerdas maka sajikan lagu goyang dombret dan wakuncar
- Agar bisa disebut terbuka maka harus bisa buka-bukaan
- Agar kelihatan inklusif mk hrs bisa menggandeng siapa saja, kl perlu jin tomang jg digandeng
Yang lebih mengerikan lagi adalah supaya kita tidak terlihat kere, maka harus bisa tampil keren. Makin kiamatlah kalo si kere tidak tahu dirinya kere.
Labels: just for fun, just for knowlege
Penemu pesawat terbang pertama (anda semua harus tahu ini !!!)
0 comments Posted by shief at 1:00 AMSebenarnya orang Islamlah yang pertama kali mempelopori pembuatan pesawat terbang. Ini ditemukan Lukman Harun saat berkunjung ke kantor Mu'tamar Alam Islami. Yang ia temukan adalah sebuah artikel tentang pesawat terbang abad XI.
Dalam ilustrasi karya Woodville di surat kabar tersebut terlihat insinyur muslim, Abas bin Farnas. Ia sedang memperlihatkan model pesawat terbang, namun sayang pada saat demonstrasi pesawat ciptaan Abas bin Farnas tersebut menabrak bukit.
Namun, anehnya dalam sejarah kedirgantaraan tak tercatat nama Abas bin Farnas. Padahal ia adalah konseptor, perancang, sekaligus pembuat pesawat terbang pertama.
Dalam buku Respone A Tout yang tercatat hanya nama Leonardo Da Vinci.
Padahal jauh sebelumnya orang Islam pernah ada yang terbang seperti Leonardo, tapi sayang orang tersebut lupa membuat ekor, dan pada waktu turun tidak dapat mengedalikan diri, akibatnya jatuh tak terkendali. Pesawat temuan Abbas bin Farnas pernah diperlihatkan kepada Khalifah Cordova.
Dalam ilustrasi karya Woodville di surat kabar tersebut terlihat insinyur muslim, Abas bin Farnas. Ia sedang memperlihatkan model pesawat terbang, namun sayang pada saat demonstrasi pesawat ciptaan Abas bin Farnas tersebut menabrak bukit.
Namun, anehnya dalam sejarah kedirgantaraan tak tercatat nama Abas bin Farnas. Padahal ia adalah konseptor, perancang, sekaligus pembuat pesawat terbang pertama.
Dalam buku Respone A Tout yang tercatat hanya nama Leonardo Da Vinci.
Padahal jauh sebelumnya orang Islam pernah ada yang terbang seperti Leonardo, tapi sayang orang tersebut lupa membuat ekor, dan pada waktu turun tidak dapat mengedalikan diri, akibatnya jatuh tak terkendali. Pesawat temuan Abbas bin Farnas pernah diperlihatkan kepada Khalifah Cordova.
Labels: did you know, just for knowlege
Subscribe to:
Posts (Atom)

